Dengan hati yang berduka dan penuh syukur, kita mengenang hidup Br. Agustinus Marsanto, FIC. Pada Minggu malam, 18 Oktober 2026, dalam usia 40 tahun, Tuhan memanggilnya kembali kepada-Nya. Br. Marsanto lahir di Klaten pada 15 Juni 1986. Ia anak keempat dari empat bersaudara, putra Bapak Marcus Chrissinus Marjo dan Ibu Chatarina Hartini, yang keduanya telah mendahuluinya menghadap Tuhan. Ia berasal dari Kutu, Sumyang, Jogonalan, Klaten, dan menjadi umat Paroki Wedi.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Kanisius Murukan sampai tahun 1998. Ia melanjutkan ke SMP Negeri Jogonalan dan lulus pada tahun 2001, kemudian ke SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten dan lulus pada tahun 2004. Di Universitas Sanata Dharma, ia meraih gelar sarjana Teknik Mesin pada tahun 2008. Kelak, di tengah perutusannya, ia menyelesaikan pendidikan magister Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2018.
Panggilan untuk hidup sebagai Bruder FIC membawanya memasuki masa postulat pada tahun 2010. Ia memulai masa novisiat pada 1 Juli 2011 dan mengikrarkan kaul pertama pada 2 Juli 2013. Enam tahun kemudian, pada 2 Juli 2019, ia mengikrarkan kaul kekal. Dengan kaul itu, ia menyerahkan seluruh hidupnya untuk mengikuti Kristus dalam cara hidup seorang Bruder FIC.
Bekal pendidikan dan pembinaan itu mengantarnya pada berbagai perutusan. Dari tahun 2013 sampai 2016, ia bertugas di Muntilan, yaitu di Unit Produksi Logam dan sebagai guru di SMK Pangudi Luhur Muntilan. Dari tahun 2016 sampai 2018, ia menjadi guru di SMP Pangudi Luhur Moyudan, sambil melanjutkan studi magisternya. Dari tahun 2018 sampai 2022, ia kembali ke Muntilan sebagai guru dan staf pimpinan SMK Pangudi Luhur. Sesudah itu, dari tahun 2022 sampai 2026, ia dipercaya menjadi Kepala SMK Tarcisius di Randusari. Pada tahun 2026, ia diutus ke Candi–Don Bosko sebagai Kepala SMA Pangudi Luhur Don Bosko, sampai 10 Agustus 2026.
Di setiap tempat perutusan, Br. Marsanto melayani kaum muda, mula-mula sebagai guru, kemudian sebagai pengelola sekolah. Setiap perutusan memberinya pengalaman tersendiri, mempertemukannya dengan banyak orang, dan menuntutnya setia pada kepercayaan yang diberikan kepadanya. Di sela-sela kesibukannya, ia senang memelihara ikan cupang dan merawat tanaman anggrek.
Br. Marsanto juga aktif melayani di luar tugas utamanya. Ia terlibat dalam Tim Promosi Panggilan Kongregasi FIC, menjadi sekretaris redaksi majalah internal Kongregasi, Komunikasi FIC, dan aktif dalam berbagai kegiatan paroki serta IKHRAR. Para Bruder dan banyak orang mengenangnya sebagai pribadi yang selalu bersedia membantu dan menjadi pendengar yang setia.
Semoga Tuhan menerima Br. Agustinus Marsanto dalam damai abadi. Semoga segala kekurangan dan kelemahannya diampuni, dan semoga ia berbahagia dalam persekutuan dengan Allah yang penuh kasih. Kepada keluarga, para bruder, dan semua yang berduka, kami menyampaikan belasungkawa yang tulus. Semoga Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan agar kita dapat melanjutkan perjalanan hidup dalam iman dan pengharapan.
Selamat jalan, Br. Agustinus Marsanto. Terima kasih atas panggilan dan pengabdianmu. Kini engkau telah menyelesaikan peziarahanmu di dunia. Beristirahatlah dalam damai Tuhan, nikmatilah kebahagiaan abadi dalam kasih-Nya, dan doakanlah kami yang masih melanjutkan perjalanan hidup ini.