Yayasan Budi Mulya Semarang (YBMS): Manifestasi Kasih dan Pengabdian Kemanusiaan

Yayasan Budi Mulya Semarang (YBMS): Manifestasi Kasih dan Pengabdian Kemanusiaan

Yayasan Budi Mulya Semarang (YBMS) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan dengan ciri khas iman Katolik. YBMS adalah organ pembantu Dewan Provinsi Bruder FIC yang diberi mandat oleh Kapitel Bruder FIC Provinsi Indonesia untuk merealisasikan pesan dan keputusan Kapitel dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Kinerja YBMS dijiwai oleh spiritualitas "Allah adalah Kasih" serta mengadopsi keutamaan dari para tokoh pendiri Kongregasi Bruder FIC, yaitu  keutamaan Br. Bernardus Hoecken (seperti rendah hati dan percaya kepada Tuhan) serta keutamaan Mgr. Ludovicus Rutten (berorientasi kepada Allah, kegigihan, pengorbanan diri, dan pertobatan).

YBMS awalnya bernama Yayasan Budi Mulja yang didirikan berdasarkan Akta Notaris pada tanggal 19 Agustus 1954. Seiring berjalannya waktu, nama tersebut diubah menjadi Yayasan Budi Mulya Semarang untuk menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan di Indonesia mengenai yayasan (UU No. 16 Tahun 2001 dan UU No. 28 Tahun 2004). Hingga saat ini, YBMS terus berkembang menjadi komunitas kasih yang beriman, berpengharapan, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Tujuan pendirian YBMS mencakup tiga bidang utama:

  1. Bidang Sosial: Meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan lansia, mengurangi kemiskinan melalui pendidikan dan ekonomi, serta meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
  2. Bidang Keagamaan: Meningkatkan kesadaran spiritual dan akses ke kegiatan keagamaan bagi mereka yang membutuhkan.
  3. Bidang Kemanusiaan: Membantu korban bencana alam, menyalurkan bantuan bagi masyarakat miskin, serta meningkatkan kesadaran lingkungan hidup.

Untuk mencapai tujuan tersebut, YBMS mengelola berbagai unit karya dan kegiatan nyata, di antaranya:

  1. Panti Asuhan Sancta Maria Boro: Pelayanan bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan.
  2. Panti Wredha Griya Tyas Dalem: Pelayanan bagi para lanjut usia agar mendapatkan kehidupan yang layak.
  3. Rumah Retret Syalom: Wadah untuk pembinaan iman dan kegiatan spiritual.
  4. Karya Karitatif dan Tanggap Bencana: Pemberian beasiswa pendidikan, bantuan bagi tunawisma/fakir miskin, layanan kesehatan gratis, hingga koordinasi bantuan saat terjadi bencana alam.
  5. Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan kewirausahaan untuk membantu kesejahteraan keluarga menengah ke bawah.

Melalui visi sebagai komunitas kasih dalam semangat persaudaraan, YBMS terus menjalankan misinya dengan ketulusan pelayanan hingga saat ini berusia 72 tahun. Puncak perayaan Syukur 72 tahun YBMS dirayakan di kantor YBMS yang berada di Bangetayu, Semarang dengan ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Episkopalis (Vikep) Kevikepan Semarang Romo J.B. Rudy Hardono, Pr. Perayaan tersebut dihadiri oleh Pengurus dan staf kantor YBMS sebagai tuan rumah dan para tamu undangan dari Dewan Provinsi Bruder FIC, perwakilan dari unit karya GTD, Panti Asuhan Boro, RR Syalom, CU PL Kasih, Yayasan Pangudi Luhur, sekolah PL di Semarang, dan sejumlah bruder dari komunitas di Semarang.

Semoga kehadiran YBMS semakin nyata dirasakan oleh orang-orang yang membutuhkan perhatian khusus melalui karya YBMS dan semakin terkelola dengan maju dan profesional sebagai Yayasan nirlaba yang menjadi sarana pelayanan bagi Kongregasi FIC bidang sosial dan kemanusiaan.