LUDOVICUS RUTTEN (PENDIRI FIC)

rutten.jpg“Saya yakin bahwa pastor Rutten dapat dianggap sebagai seorang pastor yang dianugerahi Tuhan dengan kharisma yang khusus dan bahwa karya yang hendak dilaksanakannya akan sangat berguna dan berharga tidak hanya untuk kota Maastricht saja, melainkan juga untuk kota lain. Saya memuji semangat suci pastor Rutten, yang mendorongnya mengabdikan diri sepenuhnya demi mereka yang paling miskin. Pastilah banyak orang akan menyaksikan bagaimana karya pastor Rutten akan berkembang demi keselamatan banyak orang. Pasti orang lain juga akan tersentuh semangatnya. Siapa tahu, betapa karya pastor Rutten akan menjadi sumber inspirasi bagi para pengikutnya.”

Kongregasi FIC didirikan pada tahun 1840 oleh Pastor L. Rutten. Iman muda ini mengalami suatu panggilan untuk menyerahkan seluruh hidupnya dan semua kekayaannya bagi pelayanan pendidikan dan pembinaan Kristiani kaum muda. Ia terutama memberikan perhatian kepada kaum muda yang miskin dan telantar di kota kelahirannya, Maastricht, yang pada waktu itu kondisi sosialnya amat sangat buruk.

Pastor Rutten dikenal sebagai pribadi yang memiliki kemauan yang kuat untuk lebih daripada yang bisa dibuat. Setelah keinginan kuatnya untuk menjadi misionaris terhalang, Rutten tidak berputus asa, tetapi justru tumbuh semangat karya di tengah-tengah kaum muda yang miskin dan lemah. Ia berpegang pada rencana dan berjuang keras untuk dapat mewujudkan rencananya, walau banyak rintangan. Pastor Rutten dihargai kesalehannya justru karena kepercayaannya yang penuh terhadap Penyelenggaraan Ilahi. Dan karena kepercayaannya terhadap Pcnyelenggaraan Ilahi inilah Rutten menjadi seorang pribadi yang penuh syukur dalam doanya dan dalam hidup kesehariannya. Selain itu dan ini yang sangat mempengaruhi karya dan hidupnya dalam penghormatan dan devosinya kepada Bunda Maria begitu besar. Pengalaman bahwa Bunda Maria selalu membimbing dan menyertai, membuat Rutten menyerahkan kongregasi yang didirikannya di bawah perlindungan Santa Perawan Maria yang Terkandung Tak Bernoda.