Provinsialat FIC Jl Sultan Agung 133 Semarang 50234 Indonesia Tlp (024) 8312547 Fax(024)8504130 e-mail:ficindo@indosat.net.id
Kamis, 18 Desember 2014  - 2 User Online  




Brother FIC
Yayasan Pangudi Luhur Pusat
YPL Jakarta
Promosi Panggilan FIC
Majalah Komunikasi FIC
Bruder Muda FIC
Blog milik Der Wahyu
Blog milik Der Wahyu


17.05.2008 00:30:19 7540x dibaca
GAYA PENDIDIKAN MILITAN VAN LITH
Oleh Br. F.A. Agus Sekti S.A., FIC

Pengantar

Merujuk pada kata militan mempunyai pengertian adalah bersemangat tinggi atau membina suatu organisasi diperlukan orang-orang yang penuh pengabdian. Penggunaan istilah tersebut di atas sering disalahgunakan atau disalahartikan dalam prakatiknya. Bahkan kata militan sendiri ahkir-ahkir ini sering menjadi momok atau kekawatiran bagi banyak orang. Bagaimana hal tersebut tidak menjadi suatu yang mengkawatirkan jika akar dari pola pendidikan yang mengarah pada istilah militan menimbulkan bencana permusuhan, penghancuran, dan lain sebagainya. Kita dapat mengambil contoh yaitu peledakan bom di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara ditengerai dari orang-orang yang menamakan diri sebagai militan dari kelompok tertentu. Disamping itu pula istilah militan nampak dalam perubahan fisik atau atribut-atribut yang melekat pada diri seseorang misal : berjambang pendek, bersorjan, berikat kepala, dan lain sebagainya. Oleh karena itu jelaslah bahwa istilah militan sering dipelintir dan digunakan sebagai istilah yang negatif.

Bapak Uskup Agung Semarang Mgr. Ignatius Suharyo, Pr. dalam pertemuan para religius se-Muntilan pernah mengatakan bahwa militan bagi gereja di jaman sekarang mempunyai tiga pilar yang harus diusahakan, ketiganya antara lain; sehat fisik, motivasi, dan inspiratif. Ketiga pilar tersebut kiranya menjadi satu kesatuan dalam diri seseorang yang mau mengatakan dirinya sebagai militan gereja dalam kancah dunia. Disamping itu pula Beliau juga mengatakan bahwa SMA PL Van Lith Muntilan merupakan tempat dimana para calon militan-militan gereja sedang dipersiapkan. Gereja patut bangga atas peran umat. Peran dalam hal ini adalah para religius dan awam yang tertarik untuk mempersiapkan generasi-generasi pelindung Gereja di masa yang akan datang. Gereja kiranya patut bersyukur bahwa Rm. Van Lith, SJ dan Para Bruder FIC telah memulai cita-cita luhurnya demi masa depan Gereja di Indonesia, paparnya.

Militan gaya Van Lith

Gaya pendidikan ala Van Lith pada dasarnya tidak mengedepankan sikap radikalisme yang brutal dalam menyikapi perkembangan jaman. Radikalisme yang mempunyai pemahaman sebagai paham adanya keinginan untuk melakukan perubahan dan pembaharaun dengan cara yang drastis itu dipahami sebagai perubahan akan adanya rasa cinta pada Yesus sebagai Tuhan-Nya dan Gereja yang harus disatukan dalam hidup masyarakat luas. Oleh karena itu pola yang ditekankan untuk memenuhi tiga pilar militan seperti diharapkan oleh Bapak Uskup Agung Semarang maka dibuatlah Visi dan Misi SMA PL Van Lith. Visi SMA Van Lith adalah semangat Kerajaan Allah yang berintikan keselamatan bagi semua orang terutama yang menderita dan terlupakan yang diharapkan menjadi kenyataan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut diharapkan merasuki seluruh dimensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam usaha untuk mewujudkannya terbuka untuk bekerja sama dengan semua saudara yang berkehendak baik. Adapun Misinya adalah : mendampingi kaum muda dengan mendahulukan yang miskin, melalui pendidikan sekolah berasrama. Proses pendidikan tersebut memadukan unsur-unsur pendidikan formal, informal dan non formal yang mencakup segi-segi religiositas, humanitas, sosialitas, dan intelektualitas. Pencapaiannya dilakukan dengan cara yang luwes dalam suasana persauadaraan sejati yang saling asih, asah dan asuh. Visi dan misi tersebut diatas merupakan idealisme yang terus diperjuangkan oleh semua komponen Van Lith demi cita-cita luhurnya.

Tiga pilar militan Gereja dalam era jaman baru

Gereja senantiasa berharap pada generasi penerus untuk terus-menerus membangun diri demi mempertahankan tradisi suci yang mempunyai nilai religi besar di kancah percaturan dunia yang makin meresahkan ini. Maka benarlah apa yang diharapkan oleh Bapak Uskup Semarang bahwa dunia akan kuat jika tiga pilar militan dapat disatukan dalam jiwa generasi kaum muda jaman sekarang. Ketiga pilar tersebut dapat dipahami sebagai berikut;
1. Sehat fisik
kita dikatakan dapat bekerja, berfikir dalam melakukan aktivitas apabila didukung dengan adanya kemampuan fisik yang baik. Fisik yang baik berarti bahwa kita harus terus menerus mengusahakan beberapa kebutuhan yang diperlukan. Kebutuhan tersebut melalui 4 sehat lima sempurna, olah raga teratur, dan hidup sesuai kaidah-kaidah yang ada.
2. Motivasi
Menurut Martin Handoko, FIC dalam buku “ Motivasi Daya Penggerak Tingkah Laku “ mengatakan bahwa motivasi merupakan suatu dorongan atau tenaga dalam diri manusia, yang menimbulkan, mengarahkan dan mengorganisasikan tingkah laku. Sedangkan motif dari asal kata dasarnya mempunyai pemahanan adalah dorongan yang menyebabkan seseorang berbuat sesuatu tindakan atau sikap tertentu. Semua pemikiran tersebut di atas dapat terwujud jika diadakan latihan tentang kedisiplinan pada diri kita. Disiplin memang sangat perlu jika orang mau berkembang dan maju. Kita menyadari bahwa waktu dalam sehari berjumlah 24 jam. 24 jam akan mempunyai makna serta keberuntungan jika kita jeli dan peka dalam memanfaatkannya. Apalagi kita semua mengetahui bahwa waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali lagi. Kemudian bagaimana kita akan mengisi hal itu, dan itulah pertanyaan reflektif kita tentunya.
SMA Van Lith berkaitan dengan adanya latihan kedisiplinan diusahakan dengan cara aneka macam pelatihan antara lain: menepati jadwal kegiatan yang sudah ditentukan, menentukan target nilai, konsekuensi atas keputusan bersama dan lain-lain. Adapun tingkat keberhasilannya dapat diamati melalui perubahan dalam bersikap, pola hidup harian, serta konsep berfikir atas perkembangan hidup.
Ada orang mengatakan bahwa waktu adalah emas. Hal tersebut memang benar sebab waktu pada dasarnya merupakan kesempatan bagi seseorang untuk menentukan arah masa depan yang ditentukan sendiri. Penentuan keberhasilan dalam diri seseorang akan dapat diperoleh melalui perjuangan yang tiada henti dan terus menerus diusahakan. Kesadaran akan jiwa calon seorang pemimpin awam yang ditanamkan oleh pola pendidikan SMA Van Lith hendaknya menjadi milik dan menyatu dalam diri peserta dan pembimbing.
3. Inspiratif
Pemahaman inspiratif tandas Bapak Uskup lebih ditekankan pada pengolahan hidup rohani yang tepat sehingga mampu mempengaruhi hidup manusia. Pengaruh tersebut dapat diperoleh dengan bentuk kegiatan keimanan seperti yang digeluti di SMA Van Lith. Kegitan tersebut meliputi; doa bersama, doa pribadi, disksusi Ajaran Sosial Gereja (ASG), RPK (Remaja Pencinta Kristus), Legio, doa Karismatik, katekese dan lain sebagainya.
Semua bentuk kegiatan di atas pada dasarnya merupakan persiapan dimana SMA Van Lith ingin menciptakan kader-kader Gereja yang mempunyai ahklak keimanan yang memadai. Iman yang cukup berarti bahwa kita mampu menggali dan mengembangkan seoptimal mungkin potensi masing-masing orang untuk membagikan kesejahteraan, meningkatkan rasa persaudaraan, mengembangkan budaya dialog dan refleksi di lingkungan hidup maupun karya kerasulan.
Kesadaran akan makna religi tentang kita dipanggil dan diutus untuk ikut serta dalam karya Yesus. Ia memberikan kesaksian mengenai kebenaran. Ia datang untuk melayani. Ia datang untuk menyelamatkan, dan Ia membawa amanat Kerajaan Allah, amanat cinta kasih (Kostitusi FIC art. 15) dapat menjadi idealisme setiap insan muda yang tumbuh berkembang bersama para pendamping (Bruder, Suster, Romo, Guru, dan karyawan).

Penutup

Kita semua sadar bahwa hal tersebut di atas terus menjadi perjuangan yang tiada henti. Kita hendaknya tidak mudah mengatakan bahwa tuntutan Gereja hanyalah sebuah teori, atau idealisme kosong saja, tetapi kiranya konsep itu mampu dijadikan salah satu pegangan dalam mengikuti perkembangan arus jaman. Apabila pemikiran negatif yang dikembangkan maka akan membentuk opini picik dan tak bertanggung jawab dalam diri kita.
Perutusan hidup sebagai insan gereja yang mau dan hendak meningkatkan dan mempertahankan tradisi dan martabatnya dibutuhkan persiapan dan perjuangan untuk tujuan jangka panjang. Perjuangan yang diusahakan dibutuhkan pula pengorbanan yang tidak sedikit. Dan kita semua mengetahui bahwa nilai pengorbanan sangat diharapkan oleh masyarakat dalam membangun kebersamaan.







30 KOMENTAR
19.05.2009 23:48:41
Saya salah satu dari sekian ribu anak yang telah dididik di sekolah Van Lith saat itu masih bernama SPG Van Lith 32 tahun yang lalu. Beberapa tahun yang lalu kami mengikuti reuni.Saya melihat banyak kemajuan di sana - sini dan membuat saya ingin rasanya kembali ke Van Lith yang kehidupannya penuh kekeluargaan dan religius serta disiplin. Saya senang bisa membaca artikel yang ditulis oleh para alumnus atau yang masih menjadi siswa. Saya masih ingat tulisan yang terpampang di aula Self Goverment.Dari apa yang saya alami dan pelajari serta kami terima dari para guru dari sekolah ini ternyata sampai sekarang tetap saya lakukan yaitu hidup disiplin, kerja keras, tekun dalam doa, kekeluargaan sungguh kami rasakan sebagai anugerah yang luar biasa dari Tuhan lewat Romo Van Lith. Semoga para siswa SMAK Pangudiluhur Van Lith selalu membawa dan menyalakan API VAN LITH dalam kehidupan di saat belajar, kerja dsb. Selamat berjuang Pro eklesia et Patria
YOHANES LEONARDUS WIBOWO, S.PD.  
09.08.2009 12:12:03
wahhhhh, saya bbrp puluh tahun lalu jg ex spg van lith. Beberapa waktu lalu berkunjung ke sana dah banyak perubahan dibanding saat saya sekolah dulu. Cm kok saya masuk ga ada yang nyapa hehehe......dianggap orang asing kali ya...?
Tapi semangat api van lith tetap berkobar hahaha.... pf buat sma van lith lah..

IGN SETYO W  
25.08.2009 04:14:06
Baru 2006 kemarin saya lulus dari sekolah Van Lith yang sudah jd SMA. Semangat masih tetap sama, yang selalu diperjuangkan untuk menyala setiap hari dalam hidup saya.
ANDREA KRISNA  
01.09.2009 11:45:51
Saya juga seorang alumni SPG Van Lith. Sekarang sudah jadi SMA tentu banyak perubahan yang mengikutinya.Satu yang tak akan berubah yaitu semangat Van Lith-nya. Banyak kenangan tertinggal di sana.Sukses selalu!
MUGITO GUIDO  http://englishlearningcamp.blogspot.com
25.11.2009 04:28:31
van Lith? saya angkatan XIII SMA PL van Lith. bangga bgt klo dgr nama van Lith. Van Lith ngasih banyak hal buat aku. Dan aku tidak ngerasain apa2 wkt SMA dulu.aku bru ngerasa banyak perubahan saat kuliah dan bertemu dengan banyak orang. Thx bgt van Lith. klo aku g sekolah di van Lith, mungkin aku g kayak gni sekarang.
ADELIA PRAMARISTA  
18.01.2010 19:37:16
SMA Van Lith...banyak cerita yang saya dapatkan dari orangtua saya yang kebetulan berasal dari Muntilan dan almarhum bapak mertua saya yang merantau dari Sumatera dan bersekolah di Van Lith jaman dulu. Sekarang anak saya bersemangat dan sangat ingin bersekolah di sana...ya semoga dapat diterima....sehingga semangat romo Van Lith terus hidup dalam keluarga kami. Amin. Syaloom.
MARIA SM HADIWIJANA  
05.02.2010 19:19:10
SMA Van Lith....ternyata anak saya tidak berhasil di terima....saat ini dia menangis...kecewa pasti...karena waktu wawancata lisan dia dikatakan sempurna, tp mungkin hasil tes yang lain kurang....ya dia belajar bahwa pasti Tuhan punya rencana lain....terima kasih SMA Van Lith...syaloom..
MARIA SM HADIWIJANA  
18.03.2010 20:01:51
Saya alumni SPG Van Lith beberapa puluh tahun yang lalu, yang sy liat banyak sekali perubahan yang terjadi di sana baik itu dr gedung sampai Fasilitas yang ada, hanya yang tidak akan pernah padam adalah semangat API VAN LITH.
Di FB sy bikin group API VAN LITH Silahkan bergabung dengan kami. Thx GBU

AMBROSIUS DATU KARWANTO  
03.06.2010 21:35:03
Hidup bakti dalam penggilan Tuhan yang Mahabaik, senantiasa dikobarkan oleh nyala Api Van Lith. Terimaksih... selama tiga tahun di SPG Van Lith dibekali berbagai macam hal yang sangat berarti (persaudaraan, persahabatan, ilmu pengetahuan, pelayanan, dll.dlll
ROSALIA SUMIYATI (ALUMNI SPG NL 1984)  
01.07.2010 20:48:40
saya murid kelas 9 dari smp mardi yuana.begini,awal saya melihat dan berkunjung ke vanlith adalah saat bulan september tahun lalu.itupun karena ada acar ldk dari sekolah.saat itu juga saya jatuh hati pada sekolah berasrama itu.melihat para siswa-siswinya yang bersahaja,sungguh saya ingin masuk sana.karena pergaulan di tempat saya dapat membawa dampak negatif,ayah saya setuju..namun pada awalnya ibu saya kurang merelakan niat saya.tetapi saat ini kemauan saya dan keputusan saya semakin bulat untuk homestay disana.mungkin nanti saya akan jadi generasi 21.ada 2 kali saya observasi kesana dan bertemu dengan susternya.saya tidak peduli dengan opini bahwa di vanlith itu sulit hidupnya,teramat sederhana,dll.saya sangat ingin menjadikan diri saya mandiri dan berguna.go van lith !!
ANASTASIA LADIYA SARASWATI  
13.08.2010 22:44:30
Salam hai seluruh alumni SPG Van Lth, aku adalah salah satunya(1985) walau kadang saat itu aku BT banget, tapi sekarang aku baru sadar ternyata apa yang di berikan para pembimbing dulu itu 'LUAR BIASA" nyesel aku wkt itu ga bs mengikuti dengan tekun. sekarang dah ga ada gunanya nyesel. tapi suer, aku bener2 nyesel. ternyata sekarang baru terasa betapa sangat bermanfaat.
HERIBERTUS WIDIYANTO  
24.08.2010 03:12:46
Nyalakan-nyalakan sebarkan-sebarkan Api Van Lith di dadamu...., kalau gak salah itu awal syair dari mars Van Lith. Saya salah satu alumni SPG Van Lith 37 tahun lalu. Tiga tahun saya digembleng oleh bruder-bruder FIC, kebetulan waktu itu kepala sekolahnya Br. Aristides, FIC. Disiplin waktu dengan tanda bell setiap jadwal kegiatan sungguh menjadikan irama kehidupan waktu itu, namun sampai kini saya masih ingat sudut-sudut ruangan dan kamar-kamar bruder pembimbing. Bayangan yu-Ismi dengan dagangannya timus, ubi goreng sering"digabru" anak-anak asrama masih jelas. Cerita-cerita menarik dari pengalaman mengajar di stasi-stasi sekitar Muntilan masih membekas dan banyak cerita-cerita lucu lainnya. Gak nyesel deh, jadi alumni Van Lith,....
FA. SANTOSO  
22.09.2010 11:12:19
24 tahun yang lalu selama 3tahun menikmati kawah candradimuka asrma vanlith, kengan akan sepeda-sepeda kuna yang mengantar ke lereng merapi tidak mudah terlupakan. GBU Vanlith.
FLORENTINUS LUSIYANTO  http://warung-kuku.blogspot.com
04.10.2010 06:45:57
SAYA LLS TH 87/88 ADAKAH TEMENKU YG BISA TUK HUB HP SAYA 081917716668
BASUKI RAHMAT (TOLE)  
12.10.2010 02:39:14
SAYA ANGKATAN XVII !!!
VIVA VANLITH !!!
KOBARKAN API VANLITH KE SELURUH PENJURU DUNIA!!!

DENNY PRADANA  
19.10.2010 10:03:41
ttg van lith, saya banyak tau dr teman di lingkungan.dan tertarik dengan sistem pendidikannya. saya ingin putri saya bisa gabung di sini. semoga saja dpt di terima.
SHINTA AMBARSARI  
19.10.2010 11:17:50
saya angkatan xvii yang baru saja menetas. saya baru bisa memahami nilai - nilai yang ditanamkan saat di Van Lith dan baru terasa sesudahnya, kangen dengan masa masa itu. Tapi di tengaj era global dan modern hendaknya Van Lith jangan asal mengikuti dan mengubah pandangan, tetapi tetap apa yang diperlukan supaya nilai - nilai Van Lith dan apinya terus terjaga, bukan hanya sebuah pikiran idealis.
NICOLAUS PRAMA  
21.10.2010 02:09:18
saya ank 17 yang bru lulus kemarin,di sana saya banyak belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin dan seorang katolik sesungguhnya..semua yang saya terima itu saya rasakan sangat berguna terutama saat- saat ini terima kasih atas 3 tahun yang sangat bermakna bagi hidup saya
NICOLAUS JULIAN   
07.03.2011 18:17:11
Anak saya mencoba test di Van Lith...Tetapi tidak diterima. Awalnya saya sangat kecewa terlebih lagi anak saya, tetapi saya menyadari Mungkin itu bukan yang terbaik menurut saya tetapi ada Rencana Tuhan yang lebih indah...



LONDAM SRI DEWI  
04.04.2011 11:29:08
DH,

Saya seorang guru b inggris di sekolah dasar swasta di solo. Ke-2 anak laki-laki saya di didik di SD PL, yang sulung sekarang kls 1 SLTP dan yang bungsu kls. 1 SD, dan kami selaku orang tuanya berharap si sulung bisa nembus ke sana kelak. Apa saja ya... yang harus dipersiapkan ? Kami keluarga yang tidak terlalu kaya, tapi soal pendidikan buat anak-anak adalah yang kami prioritaskan juga, shg kami berharap anak kami bisa gol juga ke Van Lith. Kelak jika waktu sdh dekat, saya akn update terus informasi penerimaan siswa baru utk ke Van Lith. Sukses selalu di dalam nama Tuhan.
Berkah Dalem.

Nuwun,
Heny basuki & kelg.

HENY BASUKI  
20.06.2011 13:13:04
saya angkatan thn 94 ( angkatan ke 4 dari SMA)....saya juga berharap besuk anak-anak saya bisa masuk ke Van lith karena mutu pendidikan dan kurikulumnya mengasah otak dan hati....
IGN.AGUNG BUDI PS  
03.09.2011 20:05:33
Saya mempunyai putra yang saat ini sedang bersekolah di SMP Pamardi Yuana Bhakti Pondok Gede kelas 9. Saya banyak mendegar mengenai SMA Van Lith dari teman-teman saya. Dan saya ingin anak saya nanti bisa diterima dan bersekolah di SMAK Van Lith. Apa yang harus dipersiapkan supaya anak saya bisa diterima dan bersekolah di SMAK Van Lith?? Saya tunggu infonya trima kasih.
FLORENTINA ANIES-JAKARTA  
27.10.2011 11:09:50
Saya alumni SPG VL 1985,bersyukur saya digembleng di VL, smg semangat Api Van Lith dapat ditimba dan dihayati oleh anak saya, yang kebetulan diterima di SMA VL, saya titipkan anak saya ! JAYALAH SMA VAN LITH!!!
ANTONIUS PARJO  
24.04.2012 12:32:14
Bravo SMA PL Van Lith...anak lelaki sy mulai melirikmu&sy sgt brsykur..smga hrpn sy&suami bs trkabul..smga anak lelaki sy mkin jth hati padamu...
HELENA THEODORE ENTIE.W  
03.07.2012 20:34:50
Saya llsn spg vanlit \\\'84 minta tlg tmn yang tahu hubungkan atau hub 082151071925.trmksh Tuhan memberkati

HENRICUS SRIWIDADA  
08.10.2012 13:15:43
aku sucidiarso angkatan 88,mulanya aku membangkang dgn semua aturan yang ada di asrama,tapi kini aku berterima kasih,karena aku pernah di VL,ternyata semua yg di tanamkan itu benar adanya utk bekal perjuangan di hari depan,pantang menyerah sampai akhir.... terima kasih...SPG VANLITH.
SUCIDIARSO  
20.05.2013 00:12:37
KOBARKAN TERUS API VAN LITH DIMANAPUN ANDA BERADA
SUKIDJO  
20.05.2013 00:17:06
saya sukidjo angkatan 80 ,saya pernah bekerja di riau dan sekarang di jakarta , hallo salam buat teman-teman angkatan 80 . tolong kasih tau dimana teman-teman berada ?
SUKIDJO  
28.10.2013 17:35:37
ingat RPK \\\"Resimen Pengawal Kristus\\\" ???? Diskusi untuk menyelesaikan masalah yang menghambat kesejahteraan masyarakat.Apapun dilakukan untuk kebaikan lingkungan
LEO AGUNG PRATIKNO  
23.01.2014 09:18:11
Salam dan terima kasih untuk SMA VL beserta pamong dan pengajar juga untuk para bruder FIC. Matur suwun....Berkah Dalem
YAN ADHI  http://www.jodohkatolik.com

NAMA
EMAIL
*tidak ditampilkan
HOMEPAGE
KOMENTAR
KODE VERIFIKASI kode
 
BruderFIC.or.id © 2002-2008   
http://bruderfic.or.id/   ^:^ : 6 ms